SENI GRAFIS

Pengertian

Seni grafis adalah karya seni rupa dua dimensi yang dibuat dengan teknik cetak, baik secara manual maupun digital. Kata grafis berasal dari bahasa Yunani, yakni graphein 'menulis' atau 'menggambar'. Sementara itu, dalam bahasa Inggris, grafis diistilahkan sebagai graph 'membuat tulisan atau gambar secara digores. 


Fungsi Seni Grafis :

1. Ekspresi dan ekspresi diri

Seni grafis berfungsi sebagai sarana mengekspresikan ide, perasaan, dan pandangan seorang seniman.

2. Komunikasi visual

Fungsi seni grafis berikutnya ialah sebagai alat komunikasi visual untuk menyampaikan pesan, informasi, atau konsep kompleks.

3. Pendukung pemasaran dan branding

Seni grafis berperan penting dalam pemasaran dan branding. Seperti desain logo, kemasan produk, dan lain lain.

4. Media informasi

Gambar seni grafis juga berfungsi sebagai media informasi. Itu terwujud dalam berbagai bentuk, seperti media cetak, papan reklame, dan desain web.

5. Hiburan dan hiasan

Selain berfungsi sebagai media pemasaran dan informasi, seni grafis juga dapat menjadi hiburan dan hiasan untuk beberapa orang. Fungsi seni grafis dalam aspek ini biasanya dipajang di dinding dan lain sebagainya.

6. Pendidikan dan pembelajaran

Gambar seni grafis dapat menjadi media pembelajaran dan pendidikan. Melalui seni grafis, pendidik bisa menyampaikan materi secara lebih menarik.


Jenis jenis Seni Grafis : 

1. Cetak Tinggi (Relief Print)

Seni grafis cetak tinggi atau relief print adalah jenis seni grafis yang dibuat dengan memanfaatkan ketinggian sebuah medium untuk mencetak.

Teknik seni grafis cetak tinggi dipraktikkan menggunakan cetakan dari bahan yang dapat dicukil. Karena itu, permukaan medianya akan memiliki perbedaan tinggi. Dengan begitu, gambar seni grafisnya akan menghasilkan relief atau memunculkan bagian permukaan yang menonjol (tinggi) dan menjorok (rendah).


Bagian yang memiliki permukaan tinggi akan dilumuri tinta cetak menggunakan alat rol karet. Kemudian, gambar seni grafis tersebut akan dicetak lagi dengan menekannya menggunakan tangan atau mesin cetak pada lembaran kertas. Dengan begitu, gambar yang sesuai dengan cetakan akan terbentuk.


2. Cetak Saring (Screen Printing)

Seni grafis cetak saring atau screen printing merupakan jenis seni grafis yang dibuat menggunakan cetakan dari bahan screen atau layar kain, dilapisi bahan yang peka terhadap cahaya.

Dalam proses pembuatan gambar seni grafis menggunakan teknik ini, screen ditutup dengan film (desain) dan dilakukan penyinaran sinar matahari atau lampu dengan suhu tertentu. Langkah selanjutnya adalah screen dicuci dan akan terbentuk cetakan berlubang (saring) sesuai film yang dicetaknya.


3. Cetak Dalam (Intaglio Print)

Seni grafis cetak dalam atau intaglio print adalah jenis seni grafis yang dibuat menggunakan plat aluminium. Dalam teknik seni grafis ini, plat tersebut dibentuk menggunakan benda tajam agar dapat menghasilkan goresan yang mendalam. Goresan dalam plat aluminium tersebut kemudian diberi tinta, disapukan pada permukaan kertas yang dibasahi.


4. Cetak Datar (Planography Print)

Seni grafis cetak datar adalah jenis seni grafis yang diciptakan menggunakan klise datar, dengan prinsip saling menolak dan menerima antara tinta dan air. Dalam teknik seni grafis ini, perlakuan khusus hanya diberikan kepada bagian tertentu untuk menciptakan gambar.


Contoh karya Seni Grafis :

1. Cetak Tinggi (Relief Print)

Batik Cap: Menggunakan cap untuk mencetak motif pada kain.

Stempel: Cetakan timbul yang digunakan untuk menandatangani dokumen.


2. Cetak Dalam (Intaglio Printing)

Uang Kertas: Dihasilkan melalui teknik ukiran pada pelat logam, menciptakan detail yang halus.


3. Cetak Saring (Screen Printing)

Sablon: Digunakan untuk mencetak desain pada kaus dan tas.


4. Cetak Datar (Litografi)

Majalah dan Buku: Menggunakan teknik cetak datar untuk menghasilkan gambar dan teks yang jelas


Contoh Seniman Seni Grafis :

1. Cetak Tinggi (Relief Print)

Albrecht Dürer: Dikenal dengan karya-karya cetak kayu yang detail.

Hokusai: Seniman Jepang terkenal dengan cetakan kayu yang menggambarkan pemandangan alam.


2. Cetak Dalam (Intaglio)

Rembrandt van Rijn: Master dalam teknik etsa, menghasilkan karya dengan kontras tinggi.

Francisco Goya: Menggunakan teknik ini untuk menciptakan karya provokatif.


3. Cetak Saring (Screen Printing)

Andy Warhol: Ikon pop art yang terkenal dengan karya sablon, termasuk "Campbell's Soup Cans."

Shepard Fairey: Dikenal melalui poster "Hope" untuk kampanye Obama.


4. Cetak Datar (Lithography)

Henri de Toulouse-Lautrec: Menghasilkan poster ikonik menggunakan teknik litografi.

Pablo Picasso: Menciptakan berbagai karya menggunakan cetak datar untuk eksplorasi bentuk dan warna.

Komentar

Postingan Populer